Sabtu, 02 April 2022

Review aplikasi shopee dan tokopedia dilihat dari prinsip desain grafis

 


    Shopee menggunakan tema berwarna oren dan juga ayam chibbi sebagai brand identity, Shopee memiliki platform pada website dan juga mobile apps dimana account dan data saling terhubung. Namun tampilan toko pada kedua devices adalah berbeda. Tampilan yang dapat dilihat pada mobile jauh lebih banyak dan rapi dibanding pada website / computer. Sehingga menarik banyak pengguna shopee untuk melakukan belanja pada aplikasi mobile.

    Alasan tersebut dikarenakan jumlah pembeli dan calon pembeli lebih banyak menggunakan mobile dibanding dengan pc / laptop. Sehingga mengoptimalkan UI & UX pada mobile apps merupakan tindakan yang sangat tepat dan bijak bagi shopee. Aplikasi shopee melakukan design khusus pada iklan yang akan ditampilkan mereka sehingga menaikan ketertarikan pembeli untuk melihat dan berbelanja pada platform tersebut. Tentu saja design pada iklan saja tidak cukup untuk membuat pembeli melakukan pembelian namun juga dibarengi dengan besarnya feedback yang ditawarkan shopee kedapa user. Namun design interface yang menarik disimpulkan dapat menarik jumlah pengunjung untuk melihat dan menaikan brand identity dan barang yang dipromo lebih cepat dikenal. 




    Tokopedia menggunakan tema berwarna hijau dengan burung kotak sebagai brand 
identity, tokopedia juga menyediakan multidevice user seperti Computer, IOS & Android. Tampilan yang diberikan oleh tokopedia juga lebih mengoptimalkan user pada pengguna mobile. Namun tokopedia menyamakan tampilan semua devices sehingga tidak ada perbedaan design pada platform hanya terdapat perbedaan ukuran. Jika platform yang digunakan memiliki layar yang sangat besar maka foto yang ditampilkan akan menjadi buram dikarenakan setiap upload photo terdapat pembatasan pada ukuran.

    Digital campaign yang dilakukan oleh tokopedia pada segmen seller story sangat berhasil dimana jumlah yang mengenal terhadap produk jadi meningkat. Dimana juga disebutkan bahwa design pada digital campaign yang dilakukan sangat menarik dan juga disertakan dengan video yang membuat user semakin tertarik untuk menonton dan mengetahui. Juga disebutkan bahwa creative content yang dibuat bukan hanya menaikan jumlah pengunjung pada tokopedia sendiri, namun juga memberikan dampak positive kepada toko yang melakukan campaign tersebut. Sehingga digital campaign yang dilakukan oleh tokopedia dinilai sangat berhasil dalam upaya meningkatkan pengunjung maupun brand identity kepada sebuah produk maupun perusahaan. Dengan dibantu oleh design yang creative dapat menampilkan inti dari produk tersebut lebih baik daripada dijelaskan secara lisan maupun tulisan. Creative content yang dimaksud berupa photo maupun video yang menarik.





    Shopee dan Tokopedia termasuk aplikasi yang friendly user. Dalam membeli dan 
bertransaksi sangat mudah. Bahkan jika ingin melakukan komplainan dapat di tanggapi dengan cepat tetapi menurut saya tampilan dominate orange yang ditawarkan oleh shopee memang bagus namun sedikit kurang nyaman apabila menatap dalam waktu lama. Dalam kasus memilih warna, saya lebih menyukai Tokopedia dengan warna dominate green yang ditawarkan. Karena sangat refreshing dan tidak menggangu. Selain segi warna, menurut saya perbandingan design toko yang ditawarkan shopee ketika event sedikit kaku sehingga membuat tokonya kelihatan biasa. Berbeda dengan design toko yang ditawarkan tokopedia lebih simple dan jelas. Tidak mempengaruhi design toko ketika event.

    Untuk memori yang terpakai Ketika menggunakan kedua aplikasi sangat terlihat jelas dimana aplikasi shopee memakan space lebih berat daripada Tokopedia. Shopee hanya dengan 1 aplikasi dapat menghabiskan hampir 600mb sedangkan Tokopedia yang memisahkan aplikasi pembeli dan penjual Ketika download keduanya hanya memakan 300mb. Sehingga ketika dibandingkan pada segi UX dan kelancaran aplikasi, tokopedia lebih unggul dalam menangani masalah hemat memori. Keringanan pada aplikasi juga membuat aplikasi tidak buffering ketika dijalankan dan meningkatkan kemulusan dari segi penglihatan. Dikarenakan kelancaran dari  sebuah marketplace dapat membantu mengikat hati pengguna.


Kamis, 17 Maret 2022

USABILITY PRINCIPLES



 USABILITY(Ketergunaan)

Derajat kemampuan sebuah perangkat lunak untuk membantu penggunanya menyelesaikan sebuah tugas. Prinsip usability terdapat 6 hal yang perlu kita perhatikan yaitu :

1. Human abilities

Good

ü  Kapasitas tak terbatas dari LTM (Long-term Memory)

ü  Durasi & kompleksitas LTM

ü  Tingginya kemampuan belajar

ü  Kuatnya mekanisme perhatian

ü  Kuatnya pengenalan pola

Bad

ü  Kapasitas terbatas STM (Short-term Memory)

ü  Durasi terbatas STM

ü  Akses untuk LTM kurang bisa diandalkan

ü  Rawan kesalahan pengolahan

ü  Pengolahan Lambat

User Centered Design (UCD)

USER CENTERED DESIGN (UCD)

ü  metode dalam suatu perancangan desain yang berfokus pada kebutuhan user

ü  bagian dari SDLC (System Development Life Cycle), sehingga desain aplikasi yang dikembangkan melalui UCD  akan dioptimalkan dan fokus pada kebutuhan end-user sehingga diharapkan aplikasi yang akan mengikuti kebutuhan user dan user tidak perlu mengubah perilaku untuk menggunakan aplikasi.

2. Human Capabilities

 Ingin meningkatkan kinerja pengguna (Waktu dan usaha yang dikeluarkan untuk menyelesaikan tugas-tugas).

Memberi tahu pengguna tentang informasi desain

ü  Indera (Vision, Hearing, Touch)

ü  Pengolahan informasi

ü  Sistem motor

 Beberapa hal yang mempengaruhi mata dalam menangkap sebuah informasi dengan melihat

  • Luminance  Kontras
  •  Kecerahan
  •  Sudut dan Ketajaman Penglihatan
  •  Medan Penglihatan
  •  Warna

     Respon sensorik radiasi elektromagnetik dalam spektrum antara panjang gelombang 0,4 - 0,7 mikrometer.

Warna & retina

ü  380 (biru) ~ 770nm (red)

ü  Masalah dengan kerucut atau sel ganglion menyebabkan masalah dengan warna

ü  Persepsi (Tidak benar-benar "buta warna") → 8% laki-laki, 0,5% perempuan

ü  Implikasi: ○ Hindari warna jenuh ○ Warna coding harus berlebihan bila memungkinkan 

Hearing

  • Pitch - frekuensi (20 - 20.000 Hz)
  • Kenyaringan (loudness) - amplitudo (30 - 100dB)
  • Lokasi (5° source & stream separation)
  • Timbre - jenis suara (banyak instrumen)


Touch

  • Tiga sensasi utama ditangani oleh berbagai jenis reseptor:
  • Tekanan (normal)
  • Tekanan kuat (panas / nyeri)
  • Suhu (panas / dingin)
  • Sensitivitas, Keluwesan, Fleksibilitas, Kecepatan
  • Dimana yang penting? 
  • Mouse, I/O lain, VR, operasi

3. Memory

Secara umum ada 3 jenis/fungsi memori :

  1. tempat penyaringan (sensor)
  2. tempat memproses ingatan (memori jangka pendek) perhatian
  3. memori jangka panjang

Memory sensor

Terbatas kapasitasnya. Informasi yang masuk melalui indera tidak semua dapat diproses. Bekerja sebagai tempat penyimpan sementara (buffer) untuk menerima rangsang dari indera. Terdiri dari 3 saluran penyaring :

  • iconic
  • echoic
  • haptic

4.Proses

Proses informasi  pada manusia terdiri dari 3 sistem utama:

perseptual menangani sensor dari luar sebagai buffer untuk menampung masukan yang diterima dari indra manusia diproses untuk di teruskan ke otak (memory) 

kognitif: memproses hubungan keduanya

sistem  motor: memngontrol aksi/respon (pergerakan, kecepatan, kekuatan).

5. Observation

  1. Orang lebih fokus untuk menyelesaikan masalah, tidak untuk belajar menggunakan suatu sistem secara efektif. 
  2. Orang menggunakan perbandingan jika tidak ada penyelesaian.
  3. Orang lebih kepada heuristic daripada algorithmic Lebih mencoba coba-coba daripada pemikiran matang.
  4. Orang lebih memilih sub-strategi untuk masalah yang tidak terlalu penting.
  5. Orang belajar strategi lebih baik dengan latihan.

6. PEMECAHAN MASALAH (problem solving)

  • Deduktif → if A then B
  • Induktif → Generalisasi dari kasus sebelumnya untuk belajar tentang yang baru
  • Abduktif → Reasons from a fact to the action or state that caused it

Selasa, 18 Januari 2022

Jika bekerja di desain grafis ingin menjadi apa?

 Jika saya bekerja di desain grafis Saya ingin menjadi UI designer


Kenapa ingin menjadi UI designer?

     Karena, UI designer lebih berfokus pada bagaimana tampilan sebuah produk ditata, UI designer mendesain setiap layar dan setiap halaman, memastikan bahwa tata letak bekerja secara visual dengan keseluruhan jalur yang telah dipetakan oleh UX designer. 

     UI designer juga harus memerhatikan koherensi gaya desain dan memastikan bahwa tampilan produk tetap konsisten agar tidak membingungkan pengguna. UI designer melibatkan kemampuan berpikir dan daya imajinasi yang luar biasa, itu sebabnya tiap hasil karya dari UI designer akan dihargai mahal, ini juga salah satu alasan ingin menjadi UI designer karena gaji di bidang ini terbilang besar di tanah air.

Contoh hasil dari design yang ditata :


     Jadi, UI Designer merupakan sebutan untuk orang yang mendesain interface untuk perangkat lunak komputer, ponsel pintar, dan lainnya. UI Designer punya tanggung jawab untuk mendesain tampilan secara menarik baik dari sisi bentuk, warna, juga tulisan. Nggak heran kalau UI Designer akan bekerja mengatur tata letak, skema warna, bentuk tombol-tombol yang bisa diklik beserta jenis dan ukuran teks. Nah, semua item ini berinteraksi sama pengguna. Pokoknya semua elemen visual di sebuah aplikasi dan/atau situs menjadi tanggung jawab UI Designer.